Minggu, 19 Desember 2010

Detik Waktu



Pagi ini tidak seperti biasanya
Dimana gelegar nafsu dan hawa manusia tampak semarak
Menanti datangnya yang tak berwujud
Angka demi angka seakan lebih berarti
Deretan waktu seakan ditunggu
Saat semuanya menyusut
Puncak kemeriahan dunia seakan dimulai

Sementara itu…
Aku tersudut di sini
Kilasan potret kehidupan memenuhi kepalaku
Terbangkanku dalam kenang…
Setahun lalu…
Kuhabiskan waktuku tanpa makna
Dari satu tempat ke tempat yang lain
Ratusan raut wajah telah kutemui
Namun,..
Sebagian mengisi memori kerinduanku
Satu…
Dua…
Tiga…
Kehitung kembali kenangan itu

Satu…
Terbongkarnya kenangan lama…
Dua…
Pengharapan yang baru…
Tiga…
Sebuah pertanyaan ?

Bandung, 01 Januari 2000

Tidak ada komentar:

Posting Komentar